Showing posts with label Liga Champions. Show all posts
Showing posts with label Liga Champions. Show all posts

Galliani Kritik UEFA Soal Jatah Liga Champions

MILAN - Adriano Galliani mengkritisi kebijakan UEFA dalam memberikan jatah tiket Liga Champions kepada tim-tim Eropa. CEO AC Milan meminta otoritas sepakbola tertinggi Eropa tersebut untuk mengubah kebijakan mereka soal sistem koefisien yang sekarang mereka terapkan.
Seperti diketahui, saat ini UEFA menentukan koefisien berdasarkan hasil yang diraih setiap klub di dua kompetisi yang mereka ikuti dalam lima tahun. Dalam hal ini, UEFA menggabungkan antara hasil tim di ajang Europa League dan Liga Champions.
Dengan kebijakan ini, Italia saat ini diketahui berada di urutan empat, di bawah Inggris, Spanyol dan Jerman. Dengan kata lain, kondisi ini membuat jatah tim asal Italia di Liga Champions akan dikurangi.
Jika sebelumnya, Italia diwakili empat tim (satu melalui babak playoff), maka, mulai musim 2012/2013, hanya tiga tim asal Italia yang berhak tampil di ajang paling prestius benua biru: Dua tim teratas di Liga (Serie A) lolos langsung, sedangkan tim di urutan tiga harus melewati babak playoff. Menyikapi kondisi ini, Galliani pun angkat bicara.
Menurutnya, UEFA harus merevisi kebijakannya dengan tidak mengikutsertakan hasil di Europa League dalam menentukan jatah di Liga Champions. “Kita tengah berbicara tentang dua kompetisi berbeda,” tutur Galliani sebagaimana dikutip La Gazzetta dello Sport, Sabtu (12/3/2011).
“Peringkat selalu ada dalam olahraga, tapi mereka tidak menghitung situasi non-homogen. Sebab, ada peringkat dari FIFA dan UEFA. Saya rasa, mereka seharusnya memisahkan penilaian Liga Champions dari Europa League untuk memodifikasi kriteria penilaian,” sambungnya.
Berkurangnya jatah tim Italia di ajang Liga Champions memang tak lepas dari penurunan prestasi tim-tim asal Negeri Pizza di kompetisi Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Musim lalu, Inter Milan sempat menyelamatkan muka Italia dengan menjadi kampiun Liga Champions. Namun, musim ini, Italia terancam gagal mengirimkan satu pun wakilnya ke perempat final, setelah AS Roma dan AC Milan tersingkir di babak 16 besar, dan hanya menyisakan Nerazzurri yang di leg pertama dipaksa menelan kekalahan 0-1 dari Bayern Munich.
Inter akan melakoni leg kedua di Allianz Arena, 16 Maret 2011 nanti. Sementara hasil lebih miris diterima Italia di kasta kedua, Europa League. Empat tim yang mewakili Serie A gagal menembus babak 32 besar, dimana tiga diantaranya yakni Juve, Palermo dan Sampdoria gagal melewati fase grup. Hanya Napoli yang sukses menembus 32 besar sebelum dihentikan Villarreal.


sumber : okezone.com

Bookmark and Share

Milan Tersingkir, Galliani Tetap Puas

MILAN - Adriano Galliani tetap bangga dengan performa AC Milan di White Hart Lane walaupun gagal menang dari tuan rumah Tottenham Hotspur sehingga harus tersingkir dini di kancah Liga Champions.
Milan tampil lebih mendominasi di second leg 16 besar yang digelar pada Kamis (10/3) dinihari WIB tersebut, tetapi tak mampu mencetak gol guna menjaga peluang melaju ke perempat-final. Peluang terbaik anak-anak asuh Massimiliano Allegri lahir di babak pertama ketika bola yang hampir masuk ke gawang Heurelho Gomes bisa disapu William Gallas.
Hinnga laga berakhir, skor tetap kacamata sehingga Milan masuk kotak lantaran kalah agregat 1-0. “Kami perlu melihat aspek positif dari pertandingan ini. Yang kurang hanya gol,” ujar Galliani seperti dilansir Football Italia. “Kami memiliki kesempatan bagus dengan bola yang melambung hampir melewati garis gawang mereka.
Kami mendominasi possession. Kami juga tak mendapat shot on target dari mereka,” lanjut wakil presiden Rossoneri itu. Galliani kemudian membandingkan kans tersebut ketika Gennaro Gattuso membobol gawang Gianluigi Buffon dalam pertandingan kontra Juventus di Serie A. “Tak ada perbedaan antara tangan Gigi Buffon yang menjangkau bola untuk kemudian masuk dan tembakan Robinho yang mampu diselamatkan Gallas.”
“Kami kebobolan melalui sebuah serangan balik di leg I. Tak ada yang harus saya katakan kepada para pemain.” “Kami gagal mencetak gol karena jarak 5 cm, kelelahan tak ada hubungannya dengan hal itu. Saya puas dengan performa Milan.”
“Yang terpenting adalah kami perlu memiliki kematangan untuk menerima kekalahan ketika mendapatkannya dengan cara seperti ini. Walaupun tersingkir, kami telah menghormati permainan sepakbola,” tandasnya.


sumber : goal.com

Bookmark and Share

'Milan Tunjukkan Penampilan Terbaik Musim Ini'

MILAN - Wakil presiden AC Milan Adriano Galliani menilai laga melawan Tottenham Hotspur dinihari tadi merupakan penampilan terbaik dari Rossoneri musim ini. Milan tak layak tersingkir, namun tetap menerima kegagalan. Perjalanan Milan di Liga Champions berhenti di babak 16 besar.
Dinihari tadi anak buah Massimiliano Allegri bermain imbang tanpa gol di kandang Tottenham Hotspur dalam laga leg kedua perdelapan final. Alhasil Il Diavolo Rosso harus tersingkir dengan agregat 0-1. "Saya banyak melihat hal positif dari tim. Sudah pasti, ini merupakan penampilan terbaik kami di musim ini sejauh ini," ujar wakil presiden Milan Adriano Galliani di situs resmi klub.
"Ini adalah kali ketiga secara berturut-turut di mana lawan kami tidak bisa menciptakan shot on goal. Mungkin kami mengkreasi peluang lebih banyak dibanding saat menghadapi Juventus di Turin akhir pekan kemarin.
Kami menyerang sepanjang 93 menit malam ini," lanjut dia. Galliani juga memuji performa yang ditunjukkan oleh Clarence Seedorf dan Ignazio Abate. "Saya melihat Seedorf tampil luar biasa. Meski bermain tidak di posisi aslinya, dia tampil bagus. Soal kecepatan, kita punya Abate dan kita tidak perlu iri dengna Gareth Bale atau Cristiano Ronaldo.
Ketika lawan berhadapan dengan 'Igna Ignazio', mereka harus bekerja keras untuk melewatinya," lanjut dia. Secara permainan, Milan sudah positif. Namun yang kurang hanyalah kemenangan. Sebuah kekurangan yang menyebabkan "Setan Merah Italia" harus keluar dari panggung Liga Champions.
"Memang menyedihkan karena kami tersingkir. Kami harus menerima hasil ini meski sebenarnya kami pantas menang. Bagaimana pun, di sepakbola kita harus menerima kekalahan seperti halnya menerima kemenangan," pungkas Galliani.


sumber : detiksport.com

Bookmark and Share

Allegri: Milan Pantas Lolos

LONDON - Massimiliano Allegri merasa kecewa dengan kegagalan AC Milan di babak 16 besar Liga Champions. Dia menilai Rossoneri pantas untuk lolos ke perempatfinal. Hasil imbang tanpa gol di leg kedua kontra Tottenham Hotspur mambuat Milan kandas.
Mereka kalah agregat dengan skor 0-1. "Tim tampil bagus malam ini dan saya pikir setelah dua leg kami pantas untuk lolos," cetus Allegri, di Football-Italia. "Sayangnya, kesalahan di leg pertama menghukum kami. Malam ini Milan melakukan segalanya yang bisa dilakukan, menunjukkan intensitas dan teknik. Kami hanya kurang sesuatu dalam hal penyelesaian akhir," lanjut pelatih 43 tahun itu.
"Kami menciptakan peluang lewat Robinho dan Alexandre Pato, jadi tak ada lagi yang bisa kami lakukan dan saya harus memuji para pemain," tambahnya. Meski Milan tersingkir dari Liga Champions, Allegri mencoba untuk mengambil hikmahnya. Jika anak buahnya bisa mempertahankan performa seperti saat melawan Spurs dinihari tadi, dia yakin Milan bisa sukses di Seri A musim ini.
"Performa ini memberi kami kepercayaan diri lebih di perburuan gelar Seri A, karena kami sudah berkembang sekarang," ujar Allegri. "Saya masih tidak puas, ada banyak kepahitan karena tersingkir. Tapi saya terhibur dengan cara para pemain saya berjuang," tuntasnya.


sumber : detiksport.com

Bookmark and Share

Ibra: Milan Lebih Baik

LONDON - AC Milan harus tersungkur di tangan Tottenham Hotspur di fase perdelapanfinal Liga Champions. Meski masuk kotak, striker Milan Zlatan Ibrahimovic mengklaim kubunya lebih baik.
Hasil imbang 0-0 di leg kedua perdelapanfinal di White Hart Lane, Kamis (10/3/2011) dinihari WIB, praktis memupus asa Milan. Kemenangan 1-0 Spurs di Milan membuat The Lilywhites melaju. Peluang Milan untuk bisa membalikkan skor sebenarnya cukup terbuka. Rossoneri lebih mendominasi penguasaan bola dan lebih banyak mengkreasikan peluang, tetapi gol yang ditunggu tidak kunjung tiba.
"Kami bermain baik, tetapi kami tidak bisa mencetak gol. Itulah satu-satunya yang kurang dari kami malam ini," komentar Ibrahimovic seperti yang dikutip Football Italia. Ibra berkesimpulan, timnya tampil lebih baik ketimbang Spurs dalam dua laga. Klaim yang tidak berlebihan mengingat di Milan pun Rossoneri cuma kebobolan lewat sebuah serangan balik. Tetapi, efektivitas Spurs menjadi penentu keunggulan mereka.
"Dalam dua leg, Tottenham cuma punya satu shot on goal dan bisa mencetak gol. Tim yang terbaik tidak selalu menang," tambah striker berkebangsaan Swedia itu. "Saya puas dengan penampilan saya dan semua orang di tim ini bermain baik.
Saya mencoba mencetak gol, tetapi bolanya tetap tidak mau melewati garis gawang," imbuh Ibra. "Memalukan kami harus tersingkir di Liga Champions, tetapi kami masih bisa fokus di scudetto (Seri A) dan Coppa Italia," pungkasnya.


sumber : detiksport.com

Bookmark and Share

Respek Redknapp untuk Milan

LONDON - AC Milan datang ke White Hart Lane dengan segudang kemampuan, dan Harry Redknapp mengakuinya. Bagi manajer Tottenham Hotspur itu, tak mudah menahan imbang Milan 0-0, apalagi ketika Rossoneri tengah butuh kemenangan.
Namun demikian, Spurs layak bersyukur karena hasil 0-0 itu melengkapi kemenangan 1-0 yang mereka raih di San Siro beberapa pekan lalu. Sebagai hasil, The Lilywhites pun berhak lolos ke babak perempatfinal Liga Champions.
Pertandingan yang berlangsung Kamis (10/3/2011) dinihari WIB tadi pun memang lebih condong ke Milan. Il Diavolo memenangi 63% penguasaan bola, melepaskan 16 tembakan sepanjang laga, dan empat tembakan di antaranya mengarah tepat ke sasaran. Bandingkan dengan Spurs yang hanya punya 1 shot on goal.
Wajar kalau kemudian Redknapp menaruh hormat kepada Milan. Mantan manajer Portsmouth ini juga menyebut bahwa skuadnya telah bekerja sangat keras untuk menahan gempuran sang wakil Italia. "Kami bekerja sangat keras malam ini.
Milan adalah tim yang bagus dan Anda melihat sendiri mengapa mereka menjadi klub yang hebat dengan tradisi memenangi Liga Champions," ujar Redknapp di Football Italia. "Mereka menunjukkannya malam ini, datang ke sini dengan pemain-pemain seperti (Clarence) Seedorf dan (Alexandre) Pato; sangat sulit untuk mendekati mereka dengan kemampuan fantastis yang mereka miliki."
"Kami bekerja sangat keras, tetap berusaha berada di level yang sama dengan mereka dan situasinya menjadi sulit ketika Anda bermain di kandang dengan keunggulan 1-0." "Kami mencoba mempertahankan keunggulan itu, tapi di saat bersamaan kami juga ingin menambah keunggulan dan kami sadar bahwa kami harus tetap mempertahankannya," tukas Redknapp.


sumber : detiskport.com

Bookmark and Share

LIGA CHAMPIONS : Tottenham Singkirkan Milan

LONDON — Hasil 0-0 lawan AC Milan pada leg kedua 16 besar Liga Champions, Rabu atau Kamis (10/3/2011) dini hari WIB, sudah cukup bagi Tottenham Hotspur untuk melaju ke babak perempat final. Mereka unggul agregat 1-0 setelah pada leg pertama berhasil mencuri gol di kandang lawan.
"Spurs" langsung menggebrak di awal. Tendangan kaki kiri Rafael van der Vaart pada menit kedua setidaknya berhasil memberi terapi kejut kepada lini pertahanan Milan. Tiga menit berselang, Van der Vaart lagi-lagi mengancam gawang Milan yang dikawal Christian Abbiati. Beruntung, Abbiati masih bisa menahan usaha yang dilakukan gelandang asal Belanda tersebut.
Setelah susah payah mencoba membongkar pertahanan "Spurs", Milan mendapat peluang pada menit ke-15. Tendangan bebas dari luar kotak penalti yang dilepaskan Zlatan Ibrahimovic membuat kiper "Spurs", Huerelho Gomes, harus berjibaku menyelamatkan gawangnya. Peluang terbaik Milan terjadi pada menit ke-26.
Pergerakan Alexandre Pato yang mengelabui Gomes diakhiri dengan umpan kepada Robinho. Robinho pun langsung menendang bola ke arah gawang yang sudah ditinggalkan oleh Gomes. Beruntung bagi "Spurs", karena ada Wiliam Gallas yang berdiri di bawah mistar dan sukses menghalau bola yang mengancam gawang timnya.
"Spurs" sendiri terlihat kesulitan dalam menembus pertahanan Milan yang dikomandoi Alessandro Nesta. Para bek Milan tampil tanpa kompromi jika serangan dari para pemain "Spurs" datang. Milan kembali mendapat peluang pada menit ke-31. Namun, Gomes berhasil mematahkan peluang Milan yang kali ini didapat oleh Pato.
Di babak kedua, permainan "Spurs" tak berubah. Pasukan Harry Redknapp mengandalkan Aaron Lennon di sisi kanan untuk memberikan umpan-umpan yang siap memanjakan Peter Crouch. Sayangnya, strategi ini belum menemui hasil akibat pertahanan yang disiplin dari bek Milan.
Sementara Milan tetap bertumpu kepada tridente mautnya, yaitu Zlatan Ibrahimovic, Alexandre Pato, dan Robinho. Sama seperti "Spurs", serangan Milan selalu kandas di lini pertahanan akibat penampilan ciamik para pemain belakang tuan rumah.

Robinho mendapat kesempatan emas pada menit ke-66. Umpan terobosan dari Ignacio Abate langsung disambar Robinho dengan tendangan keras kaki kanannya. Tetapi, Gomes kembali tampil gemilang untuk mementahkan bola hasil tendangan Robinho. Melihat hanya sisi kanan serangan yang bekerja, Redknapp pun langsung memasukkan Gareth Bale untuk menghidupkan sisi kiri serangan timnya.
Yang menjadi korban adalah Rafael van der Vaart yang memang tampil kurang menggigit dalam laga ini. Meski gagal mencetak gol, perubahan ini setidaknya berhasil mempertahankan kedudukan 0-0 yang membuat "Spurs" berhak lolos ke babak berikutnya.


Susunan Pemain
Tottenham: Gomes; Corluka, Gallas, Dawson, Assou-Ekotto; Lennon, Sandro, Modric, Pienaar (Jenas 71); Van der Vaart (Bale 66); Crouch (Pavlyuchenko 83)

Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Jankulovski (Antonini 70); Boateng (Merkel 76), Flamini (Strasser 87), Seedorf; Pato, Ibrahimovic, Robinho

sumber : kompas.com

Bookmark and Share

"Milan Siap Tampil Bagus"

LONDON – Clarence Seedorf menolak anggapan jika AC Milan tak lagi berpeluang lolos ke babak perempat final Liga Champions. Seedorf menegaskan akan tampil menggebrak di White Hart Lane.
Beban Rossoneri memang lebih besar akibat kekalahan 0-1 dari Tottenham Hotspur pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di San Siro dua pekan kemarin. Tapi, bukan berarti pasukan Massimiliano Allegri akan begitu saja menyerahkan kemenangan kepada The Lilywhites.
Seedorf bertekad membalikkan prediksi dan mengaku siap dimainkan di posisi mana pun. “Saya bisa main di bagian manapun di lapangan dan akan memberikan kualitas terbaik serta pengalaman seperti yang sudah dilakukan sebelumnya, atau bahkan lebih,” cetus mantan gelandang internasional Belanda. “Ini pertandingan spesial setelah leg pertama.
Tapi saya merasa kami siap bermain bagus,” tutup Seedorf, seperti dikutip Football-Italia, Rabu (9/3/2011).


sumber : okezone.com

Bookmark and Share

Jelang Tottenham Hotspur vs AC Milan : Reuni Van der Vaart - Seedorf

LONDON – Rafael van der Vaart dipastikan tampil melawan AC Milan pada laga menentukan Liga Champions di White Hart Lane. Sebelumnya kondisi Van der Vaart diragukan lantaran masih dibekap cedera.
Namun, seperti dilansir Daily Mail, gelandang Belanda akan ikut membantu Tottenham Hotspur mewujudkan ambisi melenggang ke perempat fila Liga Champions untuk kali pertama. Di laga tersebut, bukan tak mungkin Van der Vaart berhadapan dengan Clarence Seedorf, inspiratornya saat masih membela Ajax Amsterdam.
Seedorf sempat menjadi pahlawan The Amsterdammers saat menyabet trofi keempat Liga Champions 1995 lalu. “Itu sudah sangat lama. Saya baru 12 tahun tapi sudah di Ajax dan main dengan adiknya. Clarence adalah contoh untuk kami semua. Menang Liga Champions empat kali sangat luar biasa. Sebuah kehormatan bisa melawannya,” beber Van der Vaart.
Seedorf kemungkinan akan menyandang ban kapten menyusul absennya sejumlah pilar termasuk Gennaro Gattuso yang terkena sanksi. “Saya senang menjadi inspirator Rafael, saya juga terinspirasi pemain lain saat masih muda,” tandas Seedorf. “Dia aset di Tottenham dan senang akhirnya menemukan rumah yang baik untuknya,” tuntas Seedorf.


sumber : okezone.com

Bookmark and Share

Redknapp: Flamini Bakal Dapat Sambutan Hangat

MILAN - Harry Redknapp menegaskan gelandang AC Milan, Mathieu Flamini, akan tetap mendapatkan sambutan hangat dari para pendukung Tottenham Hotspur di White Hart Lane, Kamis (10/3) dinihari WIB.
Pada pertemuan pertama kedua tim di perdelapan-final Liga Champions, Februari lalu, Mathieu Flamini melancarkan tekel dua kaki yang membuat bek kanan Spurs, Vedran Corluka, cedera. Namun, gelandang asal Prancis itu hanya mendapat kartu kuning dari wasit pada pertandingan yang berkesudahan 1-0 untuk The Lilywhites itu walaupun tekelnya tergolong berbahaya.
"Apa pun yang saya katakan, Flamini akan mendapat penerimaan hangat," ujar Redknapp. "Para suporter akan memberinya sambutan hangat di White Hart Lane," tambah manajer Spurs itu. "Itu adalah tekel yang buruk pada first leg.
Dia mengerti apa yang dilakukannya, saya yakin dia juga pernah mengalaminya." "Itu normal. Dia tak mendapat kartu merah, jadi dia akan bisa bermain. Saya tak bermasalah tentang itu. Kami harus terus berjalan."


sumber : goal.com

Bookmark and Share

Jelang Tottenham Hotspur vs AC Milan : Inilah Skuad Lengkap Milan Lawan Spurs

LONDON - Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri telah menunjuk 22 pemain yang akan diboyongnya ke London. Dalam skuadnya kali ini, Allegri tetap memboyong Kevin-Prince Boateng yang masih diragukan kondisinya, demikian disitat Goal, Rabu (9/3/2011).
Boateng tetap diikutsertakan dalam skuad I Rossoneri yang akan menyambangi White Hart Lane untuk melakoni laga hidup mati melawan Tottenham Hotspur di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis (10/3/2011) dini hari WIB. Boateng diketahui tengah mengalami cedera engkel saat membantu Milan menundukkan Juventus akhir pekan kemarin.
Hingga kini, kondisi gelandang timnas Ghana juga masih diragukan bisa tampil. Namun, absennya sejumlah pilar lini tengah seperti Gennaro Gattuso (sanksi), Andrea Pirlo dan kapten tim Massimo Ambrosini yang masih terkapar cedera, membuat Allegri tak punya banyak pilihan. Boateng pun diharapkan bisa pulih tepat waktu dan membantu tim lewat pengalamannya bermain di Premier League saat bermain untuk Portsmouth.


Skuad Lengkap AC Milan:
Kiper: Christian Abbiati, Marco Amelia, Flavio Roma

Belakang: Ignazio Abate, Luca Antonini, Daniele Bonera, Marek Jankulovski, Nicola Legrottaglie, Alessandro Nesta, Massimo Oddo, Sokratis Papastathopoulos, Thiago Silva, Gianluca Zambrotta, Mario Yepes

Tengah: Kevin Prince Boateng, Matthieu Flamini, Alexander Merkel, Clarence Seedorf, Rodney Strasser

sumber : kompas.com

Bookmark and Share

Jelang Tottenham Hotspur vs AC Milan Allegri Punya Sejumlah Solusi Strategi

MILAN – Jelang duel krusial kontra Tottenham Hotspur, Massimilliano Allegri meminta agar timnya tampil kolektif dan tidak menonjolkan sisi individualitas. Berangkat dari analisis Allegri, Milan bisa memperpanjang napasnya di gelaran elit benua biru ini bila mereka mengutamakan kerja sama.
“Besok salah satu pertandingan Milan, bukan individual. Jika kami tidak bermain sebagai sebuah tim, kami akan kesulitan mendapatkan hasilnya,” kata Allegri di Football Italia, Rabu (8/3/2011) “Kami tahu bahwa Tottenham tim kuat dan kami harus berkomitmen tidak boleh membuat kesalahan serupa saat di San Siro,” sambung Allegri.
“Ada beberapa solusi strategi untuk besok. Kami bisa memainkan Thiago Silva di lini tengah atau pertahanan. Saya memiliki varian solusi strategi dalam pikiran dan saya akan memutusakannya hari ini (waktu setempat),” tutur Allegri yang tidak menutup kemungkinan bakal melakukan eksperimen formasi saat bertandang ke White Hart Lane.
Allegri pun menyebut, timnya kini telah melupakan hasil minor yang didapat di leg pertama di mana Milan kini tertinggal dengan defisit satu gol, setelah kalah dengan skor tipis 1-0 saat bentrok di San Siro. “Ini tidak akan menjadi eksploitasi bersejarah bila kami bisa melaluinya. Jika kami berbicara untuk membalikkan hasil di leg pertama adalah kebohongan,” tegas Allegri yang pernah berdinas di Cagliari.
“Ini menjadi permainan yang berbeda di kandang dengan respek di pertemuan pertama. Kami harus bermain dengan intensitas tinggi, dengan pengorbanan plus teknik yang hebat,” tuntas Allegri yang meminta Clerance Seedorf dkk.mempertontonkan bentuk terbaiknya saat melawat ke London Utara.


sumber : okezone.com

Bookmark and Share

Pato 100 Persen Siap Lawan Spurs

MILAN - Alexandre Pato menegaskan kesiapan dirinya membela AC Milan menghadapi Tottenham Hotspur di perdelapan-final Liga Champions, Rabu (9/3).
Pemain depan asal Brasil itu absen di Serie A kontra Juventus pada akhir pekan karena menderita flu, tapi kini ia bertekad memberikan yang terbaik guna membantu Rossoneri mengejar defisit 1-0 dari tim tuan rumah.
“Saya telah kembali 100 persen, dan saya melakukan tindakan yang tepat dengan beristirahat, jadi saya bisa pulih,” kata Pato kepada Milan Channel. ”Saya akan hadir di sana untuk membantu rekan-rekan setim. Yang terpenting adalah kami lolos ke fase selanjutnya,” imbuh pemain berjuluk The Duck itu.


sumber : GOAL.com

Bookmark and Share

JELANG MILAN VS TOTTENHAM : Allegri: Milan Pasti Lolos, jika...

MILAN — Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri mengaku yakin timnya bakal lolos dan menyingkirkan Tottenham Hotspur jika bisa bermain sebagai sebuah tim saat kedua kubu berhadapan pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis (10/3/2011) dini hari WIB.
Milan kini tertinggal agregat 0-1 karena kalah pada leg pertama di San Siro bulan lalu. ”Kami dapat melakukannya karena memiliki tim yang kuat secara fisik maupun mental. Leg pertama adalah pertandingan yang aneh. Kami tahu bahwa Tottenham adalah tim yang kuat dan kami tidak boleh melakukan kesalahan yang kami buat di San Siro,” ujar Allegri seperti dilansir Football Italia.
Allegri ingin timnya mengesampingkan ego masing-masing dan mengutamakan kerja sama kolektif di lapangan. Ia menuntut Milan untuk tampil padu guna membongkar barikade pertahanan Spurs. Allegri juga mengaku belum memutuskan formasi terbaik untuk timnya di laga ini. Ini karena beberapa pemain Milan di lini tengah, seperti Andrea Pirlo, Masimmo Ambrosini, dan Kevin-Prince Boateng sedang mengalami cedera.
”Besok, Milan harus bermain sebagai sebuah tim dan bukan individu. Jika kami tidak bermain sebagai sebuah tim, kami akan kesulitan untuk mendapatkan hasil yang baik. Ada beberapa solusi untuk formasi besok. Kami bisa bermain dengan Thiago Silva di lini tengah atau lini belakang.
Saya memiliki berbagai solusi dalam pikiran dan saya akan mengambil keputusan hari ini,” papar mantan arsitek Cagliari tersebut. ”Ini tidak akan mengeksploitasi sejarah jika kami lolos. Kita berbicara tentang memutarbalikkan hasil di leg pertama yang merupakan kebohongan. Ini akan menjadi pertandingan yang berbeda di kandang mereka, tapi kami harus memainkan permainan dengan intensitas besar, pengorbanan besar, dan teknik yang hebat,” tutur Allegri.


sumber : kompas.com

Bookmark and Share

Boateng 'Kembali' Ke White Hart Lane

MILAN - Kevin-Prince Boateng terpincang-pincang ketika Milan mengalahkan Juventus. Ia juga tak berada di kamp latihan Milanelo. Namun, pelatih Max Allegri akan menurunkannya saat Milan bertandang ke White Hart Lane.
Milan akan menghadapi Tottenham Hotspurs di leg kedua perdelapan final. Di leg pertama, Milan dikalahkan Spurs 1-0 di depan publiknya. Adriano Galliani, chief Milan, mengatakan sangat mungkin Boateng berada di lapangan untuk menghadapi Tottenham.
"Dia memang didiagnosa terlikir pergelangan kaki, tapi mampu sembuh dalam waktu dekat," ujar Galliani. "Hari ini, dia berlatih bersama rekan-rekannya," lanjutnya. Menjawab pertanyaan soal peluang Milan, Galliani mengatakan; "Saya tidak bisa memprediksi masa depan, dan tidak ingin melakukannya. Yang bisa saya katakan adalah kami akan bermain sepakbola di stadion indah."
Gennaro Gattuso tidak bisa bermain, karena harus menjalani hukuman akibat bertengkar dengan Joe Jorda --asisten pelatih Tottenham -- di leg pertama. Antonio Cassano, Mark van Bommel, dan Urby Emmanuelson. White Hart Lane adalah mimpi buruk bagi Kevin-Prince Boateng.
Ia menghabiskan dua musim; antara 2007 sampai 2009, dengan hanya 14 kali bermain. Ia dibuang ke Borussia Dortmund, dan gagal. Kembali ke Liga Primer, dan mengantar Portsmouth ke final Piala FA. Ia tampil mengesankan bersama Ghana di Piala Dunia 2010, yang membuat Milan tergiur memboyongnya. Di Milan, ia cukup sukses.


sumber : goal.com

Bookmark and Share

Jelang Spurs vs Milan : Muda dan Tak Berpengalaman, Spurs Bakal Kalah

ROMA - Dibanding AC Milan, pengalaman Tottenham Hotspur di kompetisi Eropa sangat minim. Ditambah skuad yang masih muda, The Lilywhites diprediksi bakal rontok di tangan Rossoneri. Liga Champions musim 2010/2011 merupakan yang pertama diikuti Spurs.
Meski jadi debutan, skuad besutan Harry Redknapp tampil sangat impresif dengan lolos ke 16 besar dan menundukkan Inter Milan di fase grup. Langkah klub asal London itu bahkan bisa lebih jauh lagi mengingat mereka berhasil memetik kemenangan 1-0 saat berlaga di San Siro pada leg pertama. Mengandalkan banyak pemain muda dengan permainan cepat, Spurs mampu membalikkan banyak prediksi.
Namun catatan bagus Spurs tersebut ternyata dianggap tak cukup untuk meloloskan mereka ke babak selanjutnya, setidaknya begitu dalam pandangan Gianfranco Zola. Pemain muda yang jadi keunggulan Spurs justru dianggap jadi kelemahan. "AC Milan punya semua kesempatan untuk lolos. Tottenham tim yang hebat, tapi mereka muda dan tak berpengalaman," sahut Zola pada La Gazzetta dello Sport dan dikutip dari ESPNStar.
Membandingkan sejarah dan prestasi Milan dengan Spurs memang berbeda jauh. Diavolo Rosso adalah salah satu klub tersukses di Eropa dengan koleksi paling mentereng berupa tujuh gelar juara Liga Champions. Untuk laga di White Hart Lane, Kamis (10/3/2011) dinihari WIB, pemain yang di antaranya sempat memperkuat Parma, Chelsea dan Cagliari itu menyarankan Milan tetap bermain terbuka. Dengan lini depan yang mumpuni, bermain menyerang akan memberi peluang besar mencetak gol, mengingat Spurs juga tak akan bertahan.
"Bermain terbuka karena mereka (Spurs) tak hanya akan berdiam sehingga pertahanan mereka akan bisa kebobolan. AC Milan harus pintar memanfaatkan hal tersebut. Secara paradoks mempertimbangkan level taktik, itu akan mudah buat Milan, dengan tetap menaruh hormat pada (hasil) leg pertama." "Mereka (Spurs) harus fokus ke Pato. Dia bisa menyakiti Inggris dengan kecepatannya," tuntas esk pelatih West Ham United itu.


sumber : detiksport.com

Bookmark and Share

Zola: Pato Senjata Rahasia Milan

MILAN - Gianfranco Zola mengatakan Alexandre Pato adalah senjata rahasia Milan saat menghadapi Tottenham Hotspur di laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions, besok.
Striker tim nasional Brasil itu hanya tampil sebagai pemain pengganti di leg pertama, saat itu Rossoneri terjungkal dengan skor 1-0 di San Siro. Tetapi catatan 11 gol dari 17 pertandingan liga merupakan indikasi Pato adalah ancaman serius.
"Peluang Milan lolos ke perempat-final sangat besar," kata Zola di La Gazzetta dello Sport. "Tottenham adalah tim kuat, tetapi mereka masih muda dan tidak berpengalaman. Mereka harus fokus pada aksi Pato. Kecepatan yang dimilikinya berpotensi memberi rasa sakit pada lawan." Zola kemudian memberi sedikit masukan bagi Rossoneri.
"Milan harus bermain terbuka meski tampil di kandang lawan. Strategi ini akan membuat gugup pemain bertahan dan jika itu terjadi Milan harus bisa memanfaatkannya dengan baik."


sumber : goal.com

Bookmark and Share

JELANG SPURS VS MILAN Robinho: Jangan Menyerah, Milan!

MILAN - Striker AC Milan, Robinho, mengaku optimistis timnya dapat bangkit dan membalikkan keadaan saat menghadapi Tottenham Hotspur pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis (10/3/2011) dini hari WIB. Milan wajib menang jika ingin lolos.
Di leg pertama bulan lalu, Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan dipermalukan 0-1 lewat gol pamungkas Peter Crouch di menit-menit akhir laga. "Aku benar-benar percaya kami bisa menang di Inggris. Tujuan kami adalah kembali dari Inggris dengan keberhasilan lolos ke putaran berikutnya di Liga Champions," kata Robinho seperti dilansir dari situs resmi UEFA.
Hingga kini, Robinho masih merasa sakit hati dengan kekalahan timnya di leg pertama. Menurutnya, Milan sebenarnya lebih pantas menang mengingat sepanjang laga mereka tampil lebih dominan ketimbang "Spurs". "Sayangnya, kami kalah di kandang dalam pertandingan yang cukup sulit. Dan kami kebobolan gol ketika kami bermain lebih baik dari mereka. Tapi, itu bukan berarti kami tidak bisa menang di kandang mereka."
"Kami harus mengubah sikap kami dan lebih fokus saat pertandingan berjalan. Jika kami kebobolan lebih dulu, maka keadaan akan menjadi lebih sulit. Tetapi, apa pun dapat terjadi dalam sepak bola." sambung pemain internasional Brasil tersebut. Robinho coba mengingatkan timnya akan strategi yang dipakai Spurs di leg pertama.
Ia meminta timnya kali ini harus bisa mengantisipasi taktit yang akan digunakan Jermain Defoe dan kawan-kawan. "Mereka bermain dengan fokus pada kekuatan fisik, dan banyak melepas umpan silang ke kotak penalti. Aku pikir mereka akan bermain dengan cara itu lagi," tuntas Robinho.


sumber : kompas.com

Bookmark and Share

Jelang Spurs vs Milan White Hart Lane Siap 'Sambut' Flamini

LONDON - Meski Gennaro Gattuso dipastikan tak main di White Hart Lane, fans Tottenham Hotspur masih punya satu nama lain yang akan mereka 'serang' saat menjamu AC Milan.
Dia adalah Mathieu Flamini. Gattuso memicu emosi pemain dan fans Spurs menyusul beberapa kejadian di laga pertama babak 16 besar tiga pekan lalu. Selain beberapa kali terlibat bentrok dengan Peter Crouch di atas lapangan, 'Si Badak' juga nyaris baku hantam dengan asisten pelatih Joe Jordan.
Tapi Gattuso bukan satu-satunya pemain Milan yang jadi sorotan. Flamini juga dapat kecaman karena tekel keras yang dia lakukan pada Vedran Corluka, yang memaksa sang defender belum bisa kembali ke lapangan hingga saat ini.
Usai pertandingan Flamini langsung melontarkan permintaan maaf pada lawannya itu. Namun Corluka dan kubu Spurs sepertinya tak mudah menerima begitu saja apologi tersebut, apalagi Corluka sempat mengeluarkan komentar dengan menyebut Flamini layak masuk penjara akibat aksinya tersebut. Untuk laga kedua di White Hart Lane, Kamis (10/3/2011) dinihari WIB, Flamini harus bersiap dapat sambutan tak ramah dari publik tuan rumah.
Harry Redknapp yakin kalau fans Spurs akan memberi perlakuan khusus pada gelandang asal Prancis itu. "Dia mungkin akan mendapatkannya (sambutan negatif). Itu akan memunculkan atmosfer yang hebat di White Hart Lane.
Saat Anda berada dalam posisi (menguntungkan), kami harus mampu melanjutkannya, malam (kompetisi) Eropa di White Hart Lane adalah fantastis," sahut Redknapp di Telegraph. Selama empat musim membela Arsenal, Flamini secara tak langsung juga sudah menjadi seteru Spurs. Namun kebencian fans The Lilywhites terhadapnya bisa jadi justru tak pernah seperti sekarang ini.


sumber : detiksport.com

Bookmark and Share

Jelang Spurs vs Milan : Milan Tak Oke di Inggris

MILAN - AC Milan akan mendapatkan ujian berat dalam upayanya membalikkan kedudukan atas Tottenham Hotspur. Berat, karena Milan tak punya catatan bagus di Inggris. Milan gagal memaksimalkan keuntungan bermain di kandang saat menjamu Spurs di partai leg I babak 16 besar lalu. Milan kalah 0-1 dalam laga kandang di San Siro tersebut. Walhasil, kini Rossoneri mengemban misi untuk berusaha membalikkan hasil tersebut saat gantian melawat ke markas Spurs di White Hart Lane, Rabu (9/3/2011) dinihari WIB.

Berikut data dan fakta terkait duel tersebut sebagaimana dicatat Reuters.
* Spurs, satu-satunya tim debutan Liga Champions yang masih tersisa di kompetisi itu, sudah bikin 14 gol di kandang sendiri dalam empat partai mereka, termasuk fase kualifikasi. Dalam jumlah itu Spurs hanya kebobolan dua gol.
* Bek Spurs asal Kamerun Benoit Assou-Ekotto adalah satu dari 15 pemain di musim kompetisi ini yang sudah memulai dan mengakhiri seluruh tujuh pertandingan Liga Champions timnya. * Pemain asal Belanda Rafael van der Vaart sudah mencetak dua gol dari empat penampilan di Liga Champions sejak bergabung dengan Spurs awal musim ini. Itu mengakhiri puasa gol di sepuluh partai kompetisi tersebut saat ia masih membela Real Madrid. Sebelum ke Madrid, ia sudah bikin tiga gol di tiga laga Liga Champions untuk Hamburg.
* Milan hanya menang sekali dalam 14 lawatannya ke Inggris, yakni saat menang 1-0 atas Manchester United di babak yang sama enam tahun lalu. Total Milan sudah kalah sembilan kali dari jumlah tersebut, dengan kekalahan terakhir terjadi di babak yang sama pada musim lalu, saat tunduk 0-4 dari MU. * Penyerang Milan Filippo Inzaghi sudah mengemas 46 gol Liga Champions untuk Milan dan bekas klubnya, Juventus. Jumlah itu membuatnya duduk di peringkat lima topskorer kompetisi tersebut.
* Penyerang Milan asal Swedia Zlatan Ibrahimovic telah mencetak dua gol dalam lawatan terakhirnya ke London. Ia memborong gol saat Barcelona diimbangi Arsenal 2-2 dalam partai perempatfinal musim lalu.


Rekor Pertemuan TOTTENHAM HOTSPUR v AC MILAN
Pertemuan: 3
Kemenangan: Tottenham 2, draws 1
Gol: Tottenham 4, Milan 2

sumber : detiksport.com

Bookmark and Share

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...